Bayangkan seandainya Khilafah masih ada , maka menjelang awal ramadhan kemarin Kholifah dengan sangat serius mempersiapkan upaya pemantauan hilal (bulan), sebagaimana yang diperintahkan Rosulullah SAW. Kholifah akan mengerahkan ulama, ahli falaq, pakar astronomi di berbagai kawasan negeri Khilafah mulai dari Maroko sampau Marauke . Teknologipun dipersiapkan untuk membantu, siaran langsung dari berbagai kawasan pemantauan dari seluruh dunia dilakukan seperti siaran langsung sepak bola di era Jahiliyah .Kemungkinan detik-detik terlihatnya hilal bisa disaksikan oleh kaum muslimin di seluruh dunia
Semoga ini Ramadhan Terakhir Tanpa Khilafah
- Minggu, 08 Agustus 2010
Seandainya Khilafah ada , kita tidak hanya menangis saat berdoa di malam lailatul Qadar yang sepi, sementara kita membiarkan tangis pilu jutaan anak yatim , para wanita tua yang kehilangan sanak saudaranya akibat kebuasan penjajah
KUMPULAN DOA ISLAMI Sehari-hari
- Minggu, 27 Juni 2010
Kumpulan do’a dalam Al Qur’an dan Hadits
1.Do’a Sebelum Makan
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.
Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)
Yang Selayaknya Dibanggakan dari seorang Wanita Masa Kini
- Sabtu, 05 Juni 2010
By: Ka' Okta^
Dapat dibenarkan sebuah pernyataan anonim zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu, ungkapan ini pun sering terlontar dari lubuk nenek ataupun kakek generasi orde lama. Perbedaan ini dapat dilihat dari berbagai aspek, diantaranya ucapan, fashion atau gaya busana, tata rambut, pergaulan dan masih banyak hal-hal yang dibilang modern. Namun, semua itu bukanlah problem yang mendasar.
Akar permasalahan tersebut adalah tidak di Pergunakannya sebuah Aturan yang mengatur Kehidupan, khususnya kehidupan kaum hawa. Alih-alih mengikuti nasihat orang yang lebih tua, kaum hawa saat ini terjerumus dalam kubangan istilah modernisasi dan globalisasi. Mulai dari tataran akar hingga daun bahkan buah nampak kehidupan kaum hawa berada dalam lingkaran hedonisme
Dapat dibenarkan sebuah pernyataan anonim zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu, ungkapan ini pun sering terlontar dari lubuk nenek ataupun kakek generasi orde lama. Perbedaan ini dapat dilihat dari berbagai aspek, diantaranya ucapan, fashion atau gaya busana, tata rambut, pergaulan dan masih banyak hal-hal yang dibilang modern. Namun, semua itu bukanlah problem yang mendasar.
Akar permasalahan tersebut adalah tidak di Pergunakannya sebuah Aturan yang mengatur Kehidupan, khususnya kehidupan kaum hawa. Alih-alih mengikuti nasihat orang yang lebih tua, kaum hawa saat ini terjerumus dalam kubangan istilah modernisasi dan globalisasi. Mulai dari tataran akar hingga daun bahkan buah nampak kehidupan kaum hawa berada dalam lingkaran hedonisme
MENEPIS OPINI-OPINI NEGATIF SEPUTAR KHILAFAH
Labels:
Dakwah
- Rabu, 26 Mei 2010
Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi
Pengantar
Umat Islam di masa sekarang sesungguhnya tidak pernah mengalami hidup di bawah Khilafah (negara Islam) sejak kehancurannya tahun 1924 di Turki (Mughni, 1997:149). Pasca tragedi itu praktis generasi umat Islam selanjutnya lahir dan hidup di bawah hegemoni sistem pemerintahan demokrasi ala Barat. Karena itu, ketika berbicara tentang sistem pemerintahan, mereka tidak akan mampu membayangkannya kecuali berdasarkan standar-standar sistem demokrasi yang dipaksakan penjajah. Ini diperparah lagi dengan bercokolnya peradaban Barat (al-hadharah al-gharbiyah) --yang berpangkal pada ide sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan)-- di Dunia Islam yang telah merasuki segala sendi dan aspek kehidupan (An-Nabhani, 1994:9).
ANTARA POLITIK DAN MASLAHAT
- Senin, 24 Mei 2010
Banyak gerakan dan berbagai kelompok di tengah-tengah kaum Muslim yang memperjuangkan penerapan sistem hukum Islam melalui tegaknya kembali Negara Khilafah Islamiyah. Akan tetapi, mengapa sampai saat ini negara Khilafah tersebut belum juga tegak?
Sebagaimana kita ketahui, jika Allah Swt dan Rasul-Nya telah memerintahkan sesuatu kepada kaum Muslim, maka tidak boleh ada pilihan lain bagi mereka untuk menolaknya. Perintah Allah Swt dan Rasul-Nya yang terpenting adalah menjalankan hukum-hukum yang diturunkan Allah dalam seluruh aspek kehidupan. Allah Swt berfirman
DOWNLOAD MATERI PASAR MODAL SYARIAH
-
SEPUTAR ‘FIQIH PRIORITAS’
- Jumat, 21 Mei 2010
Bagaimana kita harus bersikap jika menjumpai aktivitas-aktivitas yang kedua-duanya merupakan kewajiban yang harus ditunaikan? Dalam konteks kaum wanita, bagaimana menyikapi benturan antara urusan di luar rumah (seperti bekerja, dakwah, dan sejenisnya) dan urusan di dalam rumah (seperti mengatur/memelihara dan mendidik anak, melayani suami, dan sejenisnya)?
Seorang Muslim, baik laki-laki maupun wanita, wajib menaati Allah Swt dan Rasul-Nya. Mereka wajib terikat dengan seluruh ketentuan (hukum) yang ditetapkan oleh Allah Swt (al-Quran) dan Rasul-Nya (as-Sunnah). Allah Swt berfirman
Seorang Muslim, baik laki-laki maupun wanita, wajib menaati Allah Swt dan Rasul-Nya. Mereka wajib terikat dengan seluruh ketentuan (hukum) yang ditetapkan oleh Allah Swt (al-Quran) dan Rasul-Nya (as-Sunnah). Allah Swt berfirman
Langganan:
Postingan (Atom)










